Mediafartner.com.SUNGAIPENUH – Wakil Walikota Sungai Penuh, Azhar Hamzah menghadiri sekaligus membuka secara resmi Workshop Penguatan Kapasitas Multi Pihak untuk Pengembangan Skema Payment Water Service (PWS) dan Perhutanan Sosial dalam mendukung Pelaksanaan Ekonomi Hijau Klaster 3 Koridor Ekosistem RIMBA, bertempat di Ruang Aula Hotel Grand Kerinci, Rabu (26/11).
Program Payment Water Service (PWS) menjadi instrumen insentif ekonomi bagi pihak-pihak yang menjaga kawasan resapan air, sungai, dan hutan. Sedangkan perhutanan sosial diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui akses kelola kawasan hutan secara legal dan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Wawako Azhar Hamzah menyampaikan bahwa pengelolaan lingkungan hidup dan sumber daya alam merupakan tanggung jawab bersama.
โMelalui skema PWS dan perhutanan sosial, kita ingin memastikan bahwa perlindungan hutan dan sumber air memberikan manfaat secara ekonomi bagi masyarakat, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan untuk generasi mendatang,โ ujar Wawako Azhar.
Lebih lanjut Wawako Azhar menegaskan bahwa Pemerintah Kota Sungai Penuh siap berkolaborasi dan mendukung penuh upaya pengembangan ekonomi hijau berbasis lingkungan.
โ Pemkot Sungai Penuh berkomitmen untuk memperkuat tata kelola lingkungan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan. Kolaborasi multi pihak menjadi kunci keberhasilan kita dalam menjaga ekosistem RIMBA,โ tegasnya.
Kegiatan ini diikuti oleh berbagai pemangku kepentingan lintas daerah dan lembaga, turut hadir Direktur Perencanaan Tata Ruang Kementerian ATR/BPN yang diwakili Kasubdit Perencanaan KSN II, Aji Raditio, S.T. M.Sc., Direktur WRI Indonesia Tomi Haryadi, Perwakilan Bappeda Provinsi Jambi, Kepala Bappeda Kabupaten Kerinci, Kepala Bappeda Kabupaten Merangin secara daring. Selain itu, hadir pula Kepala Balai TNKS, Kepala Dinas LH, Kepala KPHP Kerinci dan Kepala KPHP Merangin bersama seluruh peserta workshop.(**)
