Ledakan LPG di Sungai Penuh, Aktivis Desak Investigasi & Evaluasi SOP Distribusi Gas

Mediafartner.com. SUNGAI PENUH – Insiden ledakan gas LPG kembali mengguncang masyarakat. Peristiwa yang terjadi di pinggir jalan Koto Lolo, Kecamatan Pesisir Bukit, Kota Sungai Penuh pada Sabtu (4/4/2026) ini menimbulkan korban luka bakar dan memicu desakan investigasi dari berbagai pihak.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat sebuah mobil truk milik agen gas PT Fridona Jaya Gas melakukan proses pemindahan tabung gas ke kendaraan lain milik Dapur MBG. Saat proses pembongkaran berlangsung, diduga terjadi kelalaian ketika membuka pengaman tabung sehingga gas terjatuh ke aspal dan memicu ledakan.

“Awalnya sopir membongkar dan membuka pengaman (ombeng), lalu gas berjatuhan. Saat mengenai aspal, terjadi ledakan hingga menyebabkan korban, termasuk anak-anak yang mengalami luka bakar,” ungkap salah satu sumber di lokasi kejadian.

Korban diketahui merupakan seorang anak dari sopir truk gas tersebut yang mengalami luka bakar akibat ledakan.

Insiden ini langsung menuai sorotan dari kalangan aktivis. Yudi Hermawan, aktivis Sungai Penuh–Kerinci, menilai kejadian ini sebagai bentuk dugaan kelalaian serius yang berpotensi membahayakan keselamatan publik.

“Kita minta pihak terkait, termasuk pengawasan migas dan Pertamina, segera turun melakukan investigasi. Perlu dipertanyakan apakah prosedur seperti itu sesuai dengan standar operasional, termasuk soal keamanan saat pengangkutan dan pembongkaran gas,” tegasnya.

Sementara itu, pengawas migas wilayah Kerinci–Sungai Penuh, Rama, saat dikonfirmasi menyatakan pihaknya belum menerima laporan resmi terkait kejadian tersebut. Namun, ia memastikan akan segera melakukan penelusuran.

“Kami akan segera lakukan investigasi,” ujarnya singkat.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Fridona Jaya Gas belum memberikan tanggapan resmi meskipun telah dihubungi melalui pesan WhatsApp.

Peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi seluruh pihak terkait untuk lebih memperketat pengawasan distribusi gas LPG, termasuk memastikan penerapan standar keselamatan kerja guna mencegah kejadian serupa terulang kembali di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *