Mediafartner.com.SUNGAI PENUH – Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban Idul Adha 1447 Hijriah di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh berlangsung sukses. Sebanyak 39 ekor sapi kurban disembelih di halaman Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Kamis (28/5/2026).
Namun, di balik pelaksanaan kurban yang berjalan lancar tersebut, muncul keluhan dari sejumlah tenaga R3, R4, dan honorer di lingkungan Pemkot Sungai Penuh yang mengaku tidak menerima pembagian daging kurban sebagaimana yang diharapkan.
Beberapa tenaga honorer di lingkungan sekolah menyebut pembagian daging kurban dinilai belum merata. Mereka mengaku ada pegawai yang menerima, namun sebagian lainnya tidak mendapatkan bagian.
Keluhan tersebut muncul karena sebelumnya Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, disebut mengarahkan agar pembagian daging kurban lebih diprioritaskan kepada tenaga non-ASN seperti R3, R4, dan honorer.
Salah seorang kepala sekolah di Kota Sungai Penuh membenarkan adanya pegawai yang tidak memperoleh daging kurban. Menurutnya, jumlah daging yang diterima pihak sekolah dari Dinas Pendidikan terbatas sehingga pembagian tidak dapat menjangkau seluruh tenaga honorer.
“Benar, ada sebagian yang tidak kebagian daging kurban. Daging yang diberikan dari Dinas Pendidikan jumlahnya terbatas, sehingga tidak mencukupi untuk dibagikan kepada semuanya,” ujar salah seorang kepala sekolah saat dikonfirmasi.
Kondisi tersebut menimbulkan kekecewaan bagi sebagian tenaga honorer yang berharap dapat menerima pembagian daging kurban, terlebih karena program tersebut sebelumnya disebut diperuntukkan bagi kalangan pegawai non-ASN dan tenaga honorer.
Menanggapi hal itu, seorang warga Kota Sungai Penuh menyayangkan adanya ketimpangan dalam proses distribusi daging kurban tersebut. Menurutnya, pembagian seharusnya dilakukan lebih merata agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial di kalangan penerima.
Kalau memang sejak awal disampaikan untuk tenaga R3, R4, dan honorer, tentu harapannya pembagian bisa lebih adil dan merata,pekerja non ASN kabarnya hanya sekitar 1.500 orang, sementara daging kurban dinas pendidikan kabarnya terkumpul 400 kantong, apakah jumlah itu kurang mencukupi bagi non ASN di lingkup pendidikan” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Dinas Pendidikan maupun Pemerintah Kota Sungai Penuh terkait mekanisme pendataan dan distribusi daging kurban kepada tenaga honorer di masing-masing sekolah. (Tim)
