Mediafartner.com.KERINCI – Masyarakat dari Desa Pulau Pandan, Karang Pandan, dan Pengasi Lama, Kecamatan Bukit Kerman, Kabupaten Kerinci, menyatakan siap menggelar aksi unjuk rasa pada Sabtu, 18 Juli 2026, sebagai bentuk penyampaian aspirasi terkait persoalan lahan yang mereka klaim belum memperoleh penyelesaian dalam proyek PT Kerinci Merangin Hidro (KMH).
Menjelang aksi, warga memasang sejumlah spanduk di sekitar lokasi. Spanduk tersebut memuat berbagai tuntutan, di antaranya pernyataan bahwa lahan yang dipersoalkan merupakan tanah milik Depati Biang Sari. Warga juga menampilkan kutipan pidato Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengenai komitmen membela kepentingan rakyat sebagai bentuk harapan agar penyelesaian persoalan mengedepankan keadilan.
Selain itu, terdapat spanduk bergambar Muhammad Jusuf Kalla yang berisi permintaan agar hak-hak masyarakat segera diselesaikan. Warga juga memasang spanduk yang berisi bantahan terhadap pernyataan yang dikaitkan dengan Bupati Kerinci mengenai pembayaran kompensasi lahan. Pernyataan tersebut merupakan sikap masyarakat yang akan disampaikan dalam aksi.
Masyarakat berharap pemerintah, PT Kerinci Merangin Hidro (KMH), dan seluruh pihak terkait segera membuka ruang dialog serta memberikan kepastian hukum atas penyelesaian persoalan lahan yang telah berlangsung cukup lama. (Tim)
