Mediafartner.com.SUNGAI PENUH – Aktivitas di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Sungai Penuh menjadi sorotan setelah ditemukan sejumlah ruang layanan tampak sepi pada jam kerja.
Berdasarkan pantauan Mediafartner.com bersama LSM Geram pada Selasa (21/7/2026), salah satu instansi bergerak di bidang pelayanan perizinan terlihat hanya diisi beberapa staf. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menghambat pelayanan kepada masyarakat datang untuk mengurus berbagai keperluan administrasi.
Saat ditanyai medifartner.com kepada salah seorang staf tentang keberadaan Kadis dan Kabid, ia mengatakan bahwa Kadis sedang di jambi menghadiri pekan budaya dijambi.
“Kadis lagi di jambi acara pekan budaya pariwisata” jawab staf.
Diketahui pekan budaya pariwisata berlangsung dari tanggal 17-18 Juli 2026 dan sudah selesai dilaksanakan beberapa hari lalu.
Minimnya kehadiran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pelayanan publik memunculkan harapan agar Pemerintah Kota Sungai Penuh segera melakukan evaluasi.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sungai Penuh Alpian diharapkan mengambil langkah tegas terhadap oknum pegawai yang tidak disiplin maupun instansi yang tidak memberikan pelayanan secara optimal selama jam kerja.
Pelayanan publik merupakan salah satu aspek penting yang langsung dirasakan masyarakat. Karena itu, setiap instansi yang bertugas melayani warga diharapkan tetap memberikan pelayanan secara maksimal sesuai jam operasional yang telah ditetapkan.
Masyarakat berharap pemerintah dapat meningkatkan pengawasan terhadap disiplin pegawai sehingga pelayanan di Mal Pelayanan Publik Kota Sungai Penuh berjalan efektif, cepat, dan profesional.
