LSM Gasak Akan Demo di Kantor Bupati, Desak Pencopotan Kadis Kesehatan Kerinci

Mediafartner.com.KERINCI — Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gabungan Aliansi Sakti (Gasak) secara resmi telah melayangkan surat pemberitahuan aksi unjuk rasa ke Polres Kerinci, Jum’at (7/7).

Aksi demonstrasi ini rencananya akan digelar di depan Kantor Bupati Kerinci pada Kamis, 13 Agustus 2026, dengan mengerahkan massa sekitar 50 orang.

Tuntutan utama dalam aksi tersebut adalah mendesak Bupati Kerinci untuk segera mencopot Hermendizal dari jabatannya sebagai Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kerinci.

Aksi ini merupakan tindak lanjut atas berbagai persoalan pelik yang menerpa Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci dalam beberapa waktu terakhir, yang sebelumnya juga telah disorot oleh berbagai media.

Beberapa isu krusial yang menjadi dasar tuntutan antara lain:

Dugaan Persoalan Pengelolaan Aset: Pengelolaan aset di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci dinilai bermasalah dan tidak transparan, sehingga menimbulkan tanda tanya besar terkait keberadaan serta pencatatan Barang Milik Daerah (BMD).

Dugaan Pungutan Liar (Pungli): Munculnya laporan dan isu mengenai dugaan pungutan yang menyasar para tenaga kesehatan (nakes). Praktik ini dinilai sangat memberatkan serta mencederai integritas pelayanan publik di sektor kesehatan.

Temuan Keuangan BPK Perwakilan Jambi: Sejumlah catatan dan temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jambi terkait pengelolaan keuangan dalam beberapa tahun terakhir diduga hingga kini belum diselesaikan secara tuntas oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci.

Kesiapan Aksi dan Tantangan untuk Bupati

Koordinator Aksi, Afrial menyatakan bahwa seluruh persiapan untuk turun ke jalan guna menyuarakan aspirasi rakyat dan menuntut ketegasan Bupati Kerinci sudah matang.

“Persiapan untuk aksi menuntut Bupati mencopot jabatan Hermendizal sebagai Kadis Kesehatan Kabupaten Kerinci sudah matang. Kami menantang Bupati Kerinci untuk bisa bersikap tegas selaku pemimpin daerah,” ujar Afrial.

“Kami juga berharap bupati Kerinci bisa menemui kami dan massa aksi lansung pada Kamis ini, tunggu kedatangan kami disana,” tegasnya.

Selain mendesak tindakan tegas dari bupati Kerinci, Afrial juga secara terbuka meminta kepada aparat penegak hukum (APH) agar segera memanggil dan memeriksa Kepala Dinas Kesehatan beserta bendahara dinas. Pemeriksaan ini dipandang mendesak guna mengusut tuntas dugaan pungutan liar serta sejumlah kasus lain yang mengarah pada indikasi tindak pidana korupsi. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *