Mediafartner.com. – Ibadah qurban sejatinya merupakan bentuk ketakwaan dan keikhlasan seorang hamba kepada Allah, bukan ajang gengsi maupun paksaan sosial demi mendapatkan pengakuan di tengah masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, qurban hendaknya dilakukan sesuai kemampuan, tanpa harus memaksakan keadaan yang dapat memberatkan diri sendiri maupun keluarga. Sebab, nilai utama dari qurban bukan terletak pada besar kecilnya hewan yang disembelih, melainkan ketulusan hati dalam beribadah dan berbagi kepada sesama.
Sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an Surah Al-Hajj ayat 37, Allah menegaskan bahwa yang sampai kepada-Nya bukanlah darah dan daging hewan qurban, melainkan ketakwaan hamba-Nya.
Momentum Hari Raya Idul Adha diharapkan menjadi pengingat pentingnya kepedulian sosial, rasa syukur, dan semangat berbagi, tanpa menjadikan ibadah qurban sebagai beban demi penilaian manusia.
āQurban bukan tentang gengsi, tetapi tentang keikhlasan hati.ā
